Jumat, 17 Oktober 2008

KEPUTUSAN ANDA SENDIRILAH KUNCINYA (selesai)

Oleh: Sugeng Widodo

Halaman sebelumnya Jika Anda ingin menetapkan suatu keinginan misalnya tingkat penghasilan. Peningkatan penghasilan itu sebaiknya tidak terlalu tinggi tetapi juga tidak terlalu rendah. Umumnya peningkatan yang bisa ditoleransi sekitar 20% dari tingkat penghasilan sebelumnya. Keinginan peningkatan penghasilan yang rasional dan terjangkau ini penting agar pikiran bawah sadar kita bisa menerima. Jika keinginan kita terlalu tinggi kemungkinan besar ditolak oleh pikiran bawah sadar. Akibatnya, walaupun secara logika sangat mungkin dicapai, tetapi pikiran bawah sadar menolak sehingga justru keinginan itu sulit dicapai.

Namun, bukan berarti keinginan yang terlalu tinggi itu tidak bisa dicapai. Pikiran bawah sadar Anda dapat diprogram untuk mendukung pencapaian sasaran, tujuan, atau apa yang Anda inginkan walapun secara logika tidak mungkin. Caranya? Anda bisa menggunakan doa, self hipnosys, afirmasi, dan pembiasaan.

Buat Strategi dan Bertindaklah
Seorang atlet lompat tinggi yang terbaik mungkin tanpa menggunakan alat mampu melompat paling tinggi 3 – 4 meter. Kalau atlet tadi diminta untuk melompat ketinggian 10 meter menurut Anda dia mampu atau tidak? Kalau dia diminta melompat dengan ketinggian 15 meter, 50 meter? Kalau Anda menjawab tidak mungkin, jawaban Anda salah. Yang benar adalah mungkin saja. Tergantung strateginya. Jika dia melompat tanpa menggunakan alat seperti matras, galah atau parasit bisa tidak mungkin bisa kecuali memang mau bunuh diri. Dengan menggunakan matras dan galah seorang atlit bisa melompat ketinggian 10 mter atau lebih. Dengan parasit atlit juga bisa melompat ketinggian 50 meter atau lebih.

Strategi Anda berpengaruh terhadap kegagalan ataupun keberhasilan Anda mewujudkan apa yang Anda inginkan. Seorang penjual atau agen asuransi yang memiliki rata-rata penghasilan dari komisi setiap bulan Rp 5 juta mungkinkah memiliki penghasilan rata-rata sebulan Rp 100 juta atau setahun Rp 1,2 milyar. Mungkin saja, lagi-lagi tergantung pada strateginya. Strategi penjual untuk mendapatkan komisi sebulan Rp 5 juta tentu berbeda dengan strategi untuk mendapatkan komisi sebulan Rp 100 juta. Stategi penjual itu bisa dari aspek produk yang ditawarkan, target pasar, motivasi, dan kompetensinya.

Setelah strategi ditetapkan, kita bertindak secara konsisten sesuai dengan strategi tadi. Strategi merupakan langkah-langkah jangka panjang yang akan dilaksanakan. Strategi ini diterjemahkan dalam bentuk rencana tindakan jangka pendek. Tindakan-tindakan untuk mengimplementasikan strategi hendaknya merupakan tindakan yang konsisten.

Membuat agar tindakan kita konsisten tidaklah mudah. Kita akan selalu menghadapi tantangan, rintangan, halangan, dan hambatan selama proses mencapai tujuan. Yang diperlukan adalah kita perlu memiliki kesiapan mental. Mindset kita harus berkembang. Yaitu, kita memiliki pola pikir yang berorientasi pada perubahan untuk menjadi lebih baik.

Yang perlu diingat, jika suatu saat hasil tindakan ternyata tidak sesuai dengan keinginan alias gagal, maka kegagalan itu bukanlah berarti kita bodoh atau kita tidak mampu. Kegagalan itu hanyalah hasil sementara atas tindakan dan strategi kita sebelumnya yang tidak tepat. Oleh karena itu, kita perlu terus mencari alternatif strategi dan tindakan yang tepat. Untuk itulah, kita perlu memperbaiki dan meningkatkan kompetensi kita.

Selama proses pencapaian tujuan, apapun yang terjadi, kita sebaiknya memposisikan diri sebagai orang yang sedang berkembang. Dengan mindset berkembang ini kita tidak lagi merasa takut, khawatir, cemas, apalagi putus asa. Mengapa? Karena kita terus bertumbuh dan berkembang lebih besar daripada masalah maupun kesulitan yang dihadapi.

Tahukah Anda, keputusan Anda sekarang berakibat pada hasil yang Anda peroleh di masa depan. Semua keputusan pada dasarnya baik pada waktu diputuskan karena sesuai dengan konteksnya saat itu. Agar keputusan Anda tepat dan berhasil membawa Anda pada tujuan yang diinginkan, keputusan hendaknya dibuat berdasarkan informasi yang akurat. Carilah informasi sebanyak-banyaknya sebelum membuat keputusan. Semakin banyak informasi berkualitas yang digunakan sebagai bahan pertimbangan maka keputusan Anda makin berkualitas.

Masa depan Anda terletak pada keputusan-keputusan yang Anda buat setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, dan setiap tahun. Putuskanlah sekarang juga kehidupan seperti apa yang ingin Anda nikmati mungkin 5 tahun mendatang, 10 tahun mendatang, atau 20 tahun mendatang. Ingat bahwa keadaan Anda sekarang adalah hasil keputusan Anda di masa lalu. Kesalahan yang terjadi di masa lalu jangan terjadi lagi di masa depan. Buatlah skenario kehidupan Anda di masa depan mulai sekarang. Bukan tidak mungkin, skenario Anda betul-betul terjadi di masa depan Anda.

Dr. Norman VincenPeale menyatakan bahwa apa yang Anda pikirkan cenderung menjadi kenyataan. Pikirkanlah yang baik-baik, niscaya kehidupan Anda akan baik-baik saja. Jauhkan imajinasi yang negatif agar tidak menjadi kenyataan. Keputusan Andalah kuncinya.***

* SSugeng Widodo adalah alumnus FISIP Universitas Indonesia tahun 1999 dan program Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Pemasaran STIE Dharma Bumiputera tahun 2002. Saat ini masih aktif sebagai Staf Ahli Direktur Utama AJB Bumiputera 1912, Trainer Motivasi berbasis NLP dan Spiritual, Kolomnis Majalah Asuransi. Ia adalah alumnus Pembelajar Writing School. Ia dapat dihubungi di: sugeng_widodo@bumiputera.com.

Tidak ada komentar: